ICM
Title: KI-27B
Number: 72202
Scale: 1:72
Type: Static Model Kit
Released: 2007
Barcode: 4823044402205
Model kit pesawat ini telah didapat dengan harga yang cukup murah sekitar kurang dari 200k dengan kondisinya masih sangat bagus dus ekteriornya maupun bagian-bagian pesawat, decal serta lampiran lain yang masih lengkap dan utuh. Rencananya akan dirakait menjadi pesawat pada awal kemerdekaan yang dimiliki oleh pemerintah Indonesia hasil rampasan dari tentara Jepang. Schemenya akan disesuaikan semasa operasional pada saat itu terutama yang mempunyai gambar banteng di badan pesawat.
Peran dan fungsi pesawat buatan Jepang ini dalam sejarah peberbangan sangat komplit, yakni awalnya dijadikan sebagai pesawat tempur, selanjutnya penyergap/kamikaze dan terkahir digunakan sebagai pesawat latih. Pemerintah Indonesia pernah mendapatkan pesawat ini dari tentara Jepang selepas awal kemerdekaan, terdapat beberapa buah pesawat didapatkan di daerah Makassar dan Tasikmalaya dalam keadaan rusak parah kemudian sempat diperbaiki dan berhasil diterbangkan kembali dengan suku cadang seadanya. Pesawat ini dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan Banteng, karena ciri khusus ditambahkan gambar banteng didalam roundel merah putih lambang angktan udara Indonesia saat itu.
Pesawat Multiperan
Pesawat pabrikan Najajima Aircraft Company ini dipergunakan oleh tentara kekaisaran jepang awal mulanya sebagai pesawat tempur yang handal, pernah digunakan juga sebagai kamikaze dan pada akhir tugasnya menjadi pesawat latih yang juga dipersiapkan sebagai pesawat tempur oleh TKR pada awal kemerdekaan.
Diambil Alih Oleh TKR
Pada tahun 1945 pihak Indonesia melalui TKR mengambil alih beberapa buah pesawat ini yang tersisa di Makassar dan Tasikmalaya dalam kondisi rusak berat, namun beruntung beberapa buah pesawat masih bisa diperbaiki dengan peralatan seadanya dengan teknisi penerbangan yang terbatas.
Tugas Perdana
Pesawat ini pernah ditugaskan dan berperan dalam proses carter pesawat RI 002 Dakota yang mendarat di pangkalan udara Cicaheum Tasikmalaya yang sebelumnya telah mendarat darurat di pangkalan tersebut .